Kok bisa2nya anak-anak itu hilang. Sebagian besar sudah teenager, berumur 15 tahun, .. tapi ternyata ada juga yang masih umur 2 tahun. Wajahnya lucu, masih balita, Angel Torrez? Aku jadi teringat Dylan. Duh, nak ... I never want anything like that happen to you. Aku nggak kebayang perasaan orang tua mereka yang kehilangan anak2nya. Entah diculik, entah run away. Kooookkkk ada ya orang yang tega2nya culik anak kecil dari orangtuanya. Lalu diperdagangkan, entah jadi s-e-x slave atau diambil organnya, atau dijadiin pengemis .. I mean, how cruel is that?
Beberapa waktu yang lalu di berita BBC UK sempat diulas, anak2 korban Tsunami yang akan diadopsi akan diperketat prosesnya. Mereka ini diincar para "pedagang anak2" untuk pura2nya diadopsi dan kemudian di-"pekerja"-kan. Sudah kehilangan orang tua, ditimpa bencana, masih juga akan diperosokin. Tega sekali?
Anak-anak, meskipun kadang mengesalkan .. dengan tingkah laku mereka. Yang rengek-rengek, yang temper tantrum, ngobrak-ngabrik ... bangunin tiap 2 jam .. adalah sumber kebahagiaan orang tua. Aku harap anak-anak jangan jadi korban. Kalau sudah sedari dini mereka jadi korban yang "salah", besarnya pun akan jadi orang yang bener-bener "salah" alias kacau.
Another news in TV, anak umur 10 tahun meninggal gara-gara pas dia maen salju di-plow ama snow truck yang ngebersihin salju. Driver nya nggak liat, dan ini anak pun ikut kegulung dan mati. Salah siapa? Kok nggak ada yang supervise? Orangtuanya kah karena teledor? Itu pikiranku yang pertama kali muncul. But I think over, maybe they have to work, they're not there when it happens, they're poor and they have no choice but to leave her alone after school.
Duh .. I hope, aku nggak pernah lupa menjaga anakku dari hal2 seperti ini. I mean this kinda thing kinda sucks me up a little bit and makes me too scared of leaving dylan on somebody else's care. But anyhow, I can't live in fear all the times. I just hope that we can take care of him at our best and God will always watch over our son.
No comments:
Post a Comment